Data Arkeologi memiliki 5 komponen dasar yaitu benda, struktur, bangunan, situs dan kawasan. Kajian Arkeologi secara komprehensif pada Program Studi Arkeologi Program Sarjana haruslah mencakup kelima hal tersebut secara terintegrasi. Uraian tentang bahan kajian dan cakupannya dapat dilihat pada tabel berikut;
|
Bahan Kajian |
Objek Kajian |
|||
|---|---|---|---|---|
|
Struktur Internal Budaya (Aspek Mikro) (A) |
Struktur Eksternal Budaya (Aspek Makro, Terapan dan Lintas Budaya) (B) |
|||
|
Tema Utama Kajan (TUK-A) |
Uraian |
Tema Utama Kajian (TUK-B) |
Uraian |
|
|
Data Arkeologi (Cagar Budaya) berupa Benda, Struktur, Bangunan, Situs dan Kawasan pada Kebudayaan |
Benda, Struktur, Bangunan, Situs dan Kawasan Cagar Budaya mencakup Bahan, Warna, Fungsi dan Makna Serta Latar Belakang manfaat dalam suatu Budaya. Fungsi mencakup fungsi-fungsi internal unsur Budaya. Makna mencakup makna-makna filosofis dan / atau makna sosial kebudayaan |
|
Cagar Budaya selalu terkait dengan berbagai aspek di luar Kebudayaan. Pengkajian dapat dilakukan dari aspek makro, terapan dan lintas Wilayah. |
Sebanyak 196 tingkat Nasional, dan 587 tingkat provinsi Sumatera Barat berupa data Arkeologi sudah diidentifikasi oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. |