Data Arkeologi memiliki 5 komponen dasar yaitu benda, struktur, bangunan, situs dan kawasan. Kajian Arkeologi secara komprehensif pada Program Studi Arkeologi Program Sarjana haruslah mencakup kelima hal tersebut secara terintegrasi. Uraian tentang bahan kajian dan cakupannya dapat dilihat pada tabel berikut;

Bahan Kajian

Objek Kajian

Struktur Internal Budaya

(Aspek Mikro)

(A)

Struktur Eksternal Budaya

(Aspek Makro, Terapan dan Lintas Budaya)

(B)

Tema Utama Kajan (TUK-A)

Uraian

Tema Utama Kajian (TUK-B)

Uraian

Data Arkeologi (Cagar Budaya) berupa Benda, Struktur, Bangunan, Situs dan Kawasan pada Kebudayaan

Benda, Struktur, Bangunan, Situs dan Kawasan Cagar Budaya mencakup Bahan, Warna, Fungsi dan Makna Serta Latar Belakang manfaat dalam suatu Budaya. Fungsi mencakup fungsi-fungsi internal unsur Budaya. Makna mencakup makna-makna filosofis dan / atau makna sosial kebudayaan

  1. Fungsi Data Arkeologi
  2. Makna Data Arkeologi
  3. Nilai Penting Data Arkeologi
  4. Preservasi Kebudayaan dengan Cagar Budaya
  5. Pembentukan Karakter dengan Cagar Budaya
  6. Penguatan Identitas Budaya dengan Cagar Budaya
  7. Diplomasi Budaya dengan Cagar Budaya
  8. Pemajuan Kebudayaan dengan Cagar Budaya
  9. Penguatan Ideologi Pancasila dan Kebangsaan dengan Cagar Budaya
  10. Cagar Budaya dan Kepemilikannya 
  11. Cagar Budaya dan Konteks
  12. Cagar Budaya & Sebarannya
  13. Cagar Budaya & Aspek Sosial
  14. Cagar Budaya & Aspek Budaya
  15. Cagar Budaya & aspek hukum
  16. Cagar Budaya & lingkungan
  17. Cagar Budaya pada ruang publik
  18. Pembelajaran Cagar Budaya
  19. Pengembangan Inovasi dengan sumber Cagar Budaya
  20. Pengembangan Haki dengan Sumber Cagar Budaya
  21. Keterkaitan antar Cagar Budaya
  22. Keterkaitan antar Cagar Budaya dan Media
  23. Keterkaitan Cagar Budaya dan Kebencanaan
  24. Keterkaitan Cagar Budaya dan Industri
  25. Keterkaitan Cagar Budaya dan Seni
  26. Keterkaitan Cagar Budaya dengan Epigrafi
  27. Keterkaitan Cagar Budaya dan Museum
  28. Keterkaitan Cagar Budaya dengan Pembangunan
  29. Interpretasi Kebudayaan Lokal, 
  30. Interpretasi Kebudayaan Nasional 
  31. Interpretasi Kebudayaan Global

Cagar Budaya selalu terkait dengan berbagai aspek di luar Kebudayaan. Pengkajian dapat dilakukan dari aspek makro, terapan dan lintas Wilayah.

Sebanyak 196 tingkat Nasional, dan 587 tingkat provinsi Sumatera Barat berupa data Arkeologi sudah diidentifikasi oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.